Tarif Listrik Naik Lagi, Bagaimana Janji Pilpres Jokowi?

Detikku.com - Masyarakat pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) bulan ini harus kembali mengencangkan ikat pinggang. Setelah kenaikan tahap kedua 1 Maret 2017 lalu, pemerintah melalui PT PLN kembali menaikkan tarif listrik golongan ini seiring pencabutan subsidi tahap ketiga yang berlaku mulai 1 Mei 2017.

tarif listrik naik, jokowi jk ingkar janji

Seperti diketahui, pencabutan subsidi ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) yang mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2016 tentang mekanisme pemberian subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga.

Pasangan calon Jokowi-JK berkomitmen akan menurunkan tarif dasar listrik (TDL) jika nanti mendapat amanah untuk memimpin negeri ini. Kenaikan yang terjadi selama ini dikarenakan tidak berjalannya proses konversi BBM.

Tim pemenangan Jokowi-JK, Arief Budimanta mengatakan, Pemerintah sekarang tidak berhasil menjalankan pengalihan pemakaian bahan bakar pembangkit untuk PLN. Pasangan calon yang diusung partainya itu punya prioritas terhadap konversi BBM ke migas.

"Kalau nanti Jokowi-JK terpilih TDL akan kami turunkan dengan cara mengoptimalkan konversi BBM ke migas," kata Arief saat dihubungi Republika Online, Senin (30/6).

Ia menyatakan, TDL yang akan turun bukan hanya untuk rumah tangga, melainkan semua golongan. Sebab, capres dan cawapresnya memang akan menerapkan energi murah. Artinya, dengan mengoptimalkan konversi bahan bakar ke sumber alternatif.

Sekian berita yang dapat saya bagikan dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, jadikan sebagai pengalaman, ambil hikmahnya buang sisi buruknya, silahkan untuk di bagikan, Terimakasih..



0 Response to "Tarif Listrik Naik Lagi, Bagaimana Janji Pilpres Jokowi?"

Post a Comment