Dua pria bersenjata pisau yang melakukan penyanderaan pada sebuah gereja di Normandy meminta pastor tua berlutut sebelum memfilimkan aksinya menggorok leher pastor dan khotbah dalam bahasa Arab di altar. Hal ini diungkapkan oleh seorang saksi yang selamat.

Pelaku yang mengaku sebagai tentara ISIS menggorok pastor Jacques Hamel, 84, di gereja Saint-Etienne-du-Rouvray dekat Rouen. Penembak jitu menembak keduanya usai melakukan aksi.
Seorang biarawati yang berada di gereja selama serangan mengungkapkan pastor Hamel dipaksa berlutut.
"Mereka memaksa dia berlutut. Dia ingin membela diri, dan saat itulah tragedi itu terjadi," kata suster yang diketahui bernama Suster Danielle dikutip dari dailymail, Rabu (27/7/2016).
"Mereka merekam diri sendiri. Mereka melakukan semacam khotbah di sekitar altar dalam bahasa arab, ini horor," tambah Danielle pada televisi BFM.
Pastor Hamel diketahui sebagai pastor pengganti di gereja itu. Pastor tetap di gereja tengah berlibur
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita Aamaq. Disebutkan, pembunuhan dilakukan oleh dua tentara ISIS.
Presiden Prancis Francois Hollande mengunjungi lokasi serangan. Dia menyerukan persatuan di Prancis.

Dia juga menyebut negara tengah berperang dengan ISIS setelah kelompok teror itu mengaku sebagai orang yang bertanggung jawab.
Diketahui, salah seorang pembunuh adalah warga Prancis bernama Adel K, 19. Ia tengah dalam pantauan tag elektronik setelah di penjara karena dua kali mencoba untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.
Setelah dibebaskan dari penjara awal, dia mendapatkan jaminan dan dibebaskan tanpa pengawasan pada pukul 08.30 sampai 12.30. Serangan terjadi pada 09.00 sampai 11.00. Adel diduga sebagai orang yang memaksa pastor Hamel berlutut.
Polisi kemudian menangkap HB,17, seorang yang diyakini relatif Adel. Dia ditangkap di rumahnya di Saint-Etienne-du-Rouvray setelah serangan.( baca juga : Seorang Pendeta Dibunuh dalam Penyanderaan di Gereja Prancis )
sumber : http://internasional.metrotvnews.com
0 Response to "Sebelum di Bunuh Isis, Pastor di Prancis Dipaksa Berlutut dan Mengg0rok Leher Pastur"
Post a Comment