Wafatnya KH Hasyim Muzadi meninggalkan duka bagi umat dan bangsa ini. Apalagi mantan Ketua Umum PBNU itu memiliki sikap tegas terhadap kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Almarhum KH Hasyim Muzadi meninggal dunia Kamis, 16 Maret 2017 pada pukul 06.15 di Malang, Jawa Timur. Jenazah akan dimakamkan di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, Jawa Barat.

Menurut Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu, penyelesaian masalah penistaan agama yang kemudian menimbulkan aksi bela Islam dari umat, kuncinya ada di proses hukum Ahok.
“Tetap saja kuncinya adalah (proses hukum) Ahok,” kata Hasyim usai berdialog dengan tokoh agama se Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/11) malam seperti diberitakan republika.co.id
BACA JUGA: Ancaman Dari Polri Hukum Pidanakan Pemasang Spanduk Larangan Salat Jenazah
Hasyim mengajak umat Islam Indonesia mengambil pelajaran berharga dari kasus Ahok tersebut. Hendaknya melakukan konsolidasi demokrasi dan menyusun strategi agar aspirasi Islam dapat dibawa dalam kerangka nasional melalui proses demokrasi.
“Memilih pemimpin yang seagama itu bukan SARA,” tegasnya lagi.
Meski menjadi anggota Wantimpres, namun almarhum tak larut dalam kekuasaan. Ia tetap lantang membela kebenaran dan umat Islam.
0 Response to "(KH Hasyim Muzadi Wafat): Mengingat Kutipan Tegas Alm. KH Hasyim Muzadi Soal Ahok Yang Menista Agama"
Post a Comment